^Jadilah Mutiara Yang Tiada Bandingnya^

"Dunia adalah perhiasan, sebaik-baik perhiasan adalah wanita soleha" (HR. Muslim)

Sabtu, 01 Desember 2012

Masa Prenatal (masa sebelum kelahiran)


Ilmu Jiwa Perkembangan
Massa Prenatal (masa sebelum kelahiran)




Disusun Oleh:

                              Kelompok : 5 (Lima)
                              Nama                   : Kun Farida
                                                  Leni Lestari
                                                  M. Ridwan Tagor
                                                  Meddi Kusmadi




INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI
RADEN FATAH PALEMBANG
2012/2013



A . Konsepsi dan Awal Kehidupan
            Periode prenatal atau masa sebelum lahir adalah masa pertumbuhan dan perkembangan individu sejak bertemunya indung telur dan spermatozoa hingga kelahiran. Pembuahan (fertilization) atau kehamilan adalah proses bergabungnya sperma dan ovum untuk menciptakan sel tunggal yang disebut zigot.
Perkembangan pokok masa ini ialah perkembangan fisiologis yaitu berupa pembentukan struktur tubuh. Proses yang berlangsung pada masa ini sangat cepat, hanya dalam waktu 9 bulan atau sekitar 280 hari organisme yang sangat kecil dan hanya dapat dilihat dengan mikroskop itu sampai menjadi bayi yang beratnya 3 sampai 4 kilogram. Periode kandungan sangat penting artinya bagi kelangsungan kehidupan selanjutnya, karena wujud dan corak individu ditentukan dalam periode ini. Selain itu perkembangan dan pertumbuhan pada periode ini jauh lebih besar dari masa-masa selanjutnya.

B .Tahap-Tahap Perkembangan Masa Prenatal
Pada umumnya ahli psikologi perkembangan membagi masa prenatal menjadi tiga periode :

1.      Tahap Germinal (Germinal Stage)
Tahap germinal sering juga disebut periode zigot. Periode germinal biasanya berlangsung kira-kira 2 minggu pertama dari kehidupan. Yakni sejak terjadinya fertilisasi atau pembuahan dimana terjadi pertemuan antara sel sperma dan sel telur (ovum), berjalan konsepsi hingga akhir minggu ke-2. Agar terjadi pertemuan antara sel sperma dan sel telur, sperma harus diantarkan sampai ke dalam rahim dekat ovum yang sedang menunggu. Selanjutnya sperma berenang sendiri pada air hormone yang dihasilkan oleh ovaria. Setelah sperma bertemu dengan diding ovum, maka diterboslah didinding ovum lalu masuk kedalamnya. Ovum yang telah dibuahi disebut zigot yang terbagi menjadi lapisan luar dan lapisan dalam. Ada yang menjadi lapisan luar yang akan berkembang menjadi jaringan-jaringan yang melindungi dan memberi makanan pada individu selama dalam masa prenatal. Sedangkan bagian dalam sel berkembang menjadi embrio. Kemudian zigot membelh menjadi sel-sel yang berbentuk bulatan-bulatan yang disebut Blas Tukis. Blastukis yang berisi cairan dengan cepat mengalami sejumlah perubahan. Dalam waktu singkat sel-sel blastukis akan terbentuk plasenta, tali pusat, system pencernaan dsn sebagainya. Setelah seminggu konsepsi blastakis menempel di dinding rahim yang disebut embrio. Peristiwa ini menunjukkan akhir dari tahap germinal dan permulaan tahap embrio.

2.      Tahap Embrio (Embriyonic Stage)
Tahap ketiga dari periode prenatal disebut tahap embrio. Yang dalampsikologi islam disebut dengan Alaqoh, yaitu segumpalan darah yang semakin membeku. Tahap embrio ini dimulai dari 2-8 minggu setelah pembuahan, yang ditandai dengan terjadinya banyak perubahan pada semua organ utama dan system fisiologis. Tetapi karena ukuran panjangnya hanya 1 inci, maka bagian tubuh embrio itu belum sepenuhnya berbentuk tubuh orang dewasa. Meskipun demikian sudah terlihat jelas dan dapat dikenalai sebagai manusia dalam bentuk kecil. Dalam periode embrio terdapat tiga sarana penting, yaitu kantong amniatik, plasenta, dan tali pusar.
Periode embrio ditandai dengan suatu perkembangan yang sangat cepat pada system saraf. Hal ini terlihat bahwa umur 6 minggu embrio telah dapat dikenali sebagai manusia. Umur 8-9 minggu perubahan janin semakin terlihat dengan jelas. Pada akhir periode ini individu sudah merupakan manusia , karena semua alat, kelenjar adan lain sebagainya sudah mula berkembang. Dalam periode ini banyak kemungkinan terjadinya keguguran. Hal ini dapat disebabkan oleh Karena ibu mengalami shock emosional, jatuh, kurang makan, kurang baik bekerjanya kelenjar-kelenjar tertentu dari ibu yang menyebabkan embrio terlepas dari didinding rahim.

3.      Tahap Janin
Periode keempat dari perkembangan masa prenatal disebut periode fetus atau periode janin. Yang dalam psikologi islam disebut periode Mudghoh. Periode ini mulai dari 9 minggu sampai lahir. Setelah 8 minggu kehamilan, embrio berkembang menjadi sel-sel tulang. Dalam hal ini embrio memperoleh suatu nama baru yaitu janin (fetus). Dalam periode ini cirri-ciri fisik orang dwasa secara lebih proposional mulai terlihat. Menurut psikologi islam setelah janin dalam kandungan berusia 4 bulan, yaitu ketika janin sudah berbentuk manusia maka ditiupkan ruh kedalam janin. Dengan masuknya ruh itu, mmmaka alat-alat yang sudah terbentuk mulai menjalankan fugsinya masing-masing.  Dalam peristiwa ini juga ditentukan hukum perkembangan seperti masalah yang berhubungan dengan tingkah laku (sifat, karakter, dan bakat), kekayaan, dan batas usia. Dengan masuknya ruh ke dalam jasad, maka timbul gerakan-gerakan pada bayi. Letak bayi mengalami perubahan, dari kepala mengarah ke atas lalu berputar menuju ke bawah. Pada usia 6 bulan, bayi telah berada pada posisi untuk dikeluarkan dari kandungan. Dalam proses perputaran letak, bayi sering menggerak-gerakkan kakinya, tangannya serta kepalanya.

C . Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Janin dalam Kandungan
Beberapa factor yang mempengaruhi janin dalam kandungan sang ibu adalah sebagai berikut:

1.      Makanan
Janin memerlukan protein, lemak, karbohidrat dan vitamin. Semua itu diambil dari darah ibu. Oleh karena itu, jika makanan ibu kurang bermutu, zat-zat yang terdapat di darahpun menjadi tidak cukup. Sehingga janin mengalami kekurangan zat-zat yang sangat diperlukan. Kekurangan vitamin, terutama vitamin B kompleks mempengaruhi intelegensi anak dibelakang hari. Badan lemah, gangguan syaraf adalah akibat kekurangan vitamin. Kondisi fisik janin, panjangnya dan beratnya dipengaruhi oleh mutu makanan ibu. Salah satu akibat fisik yang lemah dan kekurangan vitamin adalah matinya bayi beberapa hari setelah lahir.

2.      Kesehatan
Penyakit yang diderita ibu yang sedang mengandung mengakibatkan gangguan metabolisme dalam dirinya. Gangguan metebolisme akan mengganggu pertumbuhan janin dalam kandungan. Penyakit-penyakit yang sangat berpengaruh pada pertumbuhan janin adalah :
a.       Spilis, mengakibatkan keguguran, lemh akal, buta, tuli dan cacat-cacat lainnya.
b.      Gonorchoe, akan menyebabkan buta.
c.       Gangguan indoktrin besar pengaruhnya pada pertumbuhan janin. Misalnya, Thyroid mengakibatkan terhalangnya pertumbuhan tulang, perut menjadi besar lembek, kulit menjadi kasar dan mengkerut, intelegensi rendah sekali. Kekurangan Thyroid yang hebat menimbulkan Crestinisma.
d.                  Penyakit menahun, seperti TBC, diabetes yang disebabkan kekurangan mutu makan.
e.                   Toxin dapat mengakibatkan keguguran, tuli, bisu, dan macam-macam kelainan.
f.                   Rubella, bila terjadi pada waktu kandungan masih muda, mengakibatkan berbagai kelainan fisik dan psikis.
g.                  Factor RH darah, mengakibatkan kegguran dan intelegensi rendah.
Sinar X dan Radium, bila digunakan ketika kandungan masih muda mengakibatkan kepala dan otak menjadi kecil dan diikuti pula oleh mental-dificiency.
3.      Alkohol
Mempengaruhi arus zat kimia darah. Sedangkan janin mendapat makanan melalui aliran darah ibu. Olehkarena itu ibu yang minum alcohol akan berpengaruh buruk bagi janinnya.
4.      Emosional
Emosi mempengaruhi peredaran darah. Peredaran darah menjadi lebih cepat bila emosi terganggu. Juga emosi kelenjar-kelenjar getah badan. Kesemuanya iu akan mempengaruhi aktifitas janin.
5.      Umur
Belum ada hasil penelitian secara ilmiah mengenai sampai seberapa jauh pengaruh umur orang tua terhadap pertumbuhan janin. Steckel mengemukakan, bahwa ada kecenderungan bagi orang tua yang bersamaan umurnya akan punya anak yang lebih cerdas dibandingkan dengan orang tua yang banyak perbedaan umurnya.
6.      Pemakaian bahan kimia
Pemaikaian obat-obatan kimia sangat berpengaruh terhadap perkembangan janin.


D . Tahap-tahap Kelahiran
Para ahli psikologi perkembangan membagi proses kelahiran dalam tiga tahap, yaitu :
a.       Terjadi kontraksi peranakan yang belangsung 15 hingga 20 menit pada permulaan dan berakhir hingga 1 menit.
b.      Dimulai ketika kepala bayi bergerak melalui leher rahim dan saluran kelahiran. Tahap ini berakhir ketika bayi benar-benar keluar dari tubuh ibu. Tahap ini berlangsung kira-kira 1,5 jam.
c.       Setelah bayi lahir pada waktu ini ari-ari tali pusar dan selaput lain dilepaskan dan dibuang. tahap akhir inilah yang apalinga pendek yang berlangsung hanya beberapa menit saja.

E . Kesimpulan
Periode prenatal atau masa sebelum lahir adalah masa pertumbuhan dan perkembangan individu sejak bertemunya indung telur dan spermatozoa hingga kelahiran. Masa ini umumnya berlangsung selama 9 bulan atau sekitar 280 hari sebelum lahir. Periode prenatal ini merupakan periode perkembangan manusia yang paling singkat tetapi justru pada periode inilah terjadi perkembangan yang sangat cepat dalam diri individu.














Daftar Pustaka__

  Mashuri, Psikologi Perkembangan, Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Fatah Palembang 2012
 
 

























Tidak ada komentar:

Posting Komentar